Jurnal Mimpi: Corat-Coret Di Dinding

Banyak hal yang kumimpikan semalam, ada tentang seseorang yang kucurigai PKI ternyata bukan, seseorang yang membanggakan anak lelaki dan perempuannya, seseorang yang mengintipku saat mandi di wc, aku juga bertemu orang-orang yang hanya kukenal lewat dunia maya.

Tapi yang paling membekas itu mimpi paling terakhir.

Aku bermimpi tentang dinding didepan sebuah sekolah menengah keatas di Samarinda yang kukenal, disana tidak ada lambang anarkisme dengan tulisan berwarna merah huruf A besar dikelilingi lingkaran atau grafitti satire politik atau grafiti satire sosial atau bahkan sekedar grafiti biasa atau tulisan ‘Ahmad Love Inem’ yang biasa kulihat, melainkan;

KAMI TIDAK AKAN SOKTAHU, KAMI TAHU KAMI TIDAK BOLEH SOKTAHU

lalu ada suara nyaring sepertinya dari gedung pusat sekolah, pemberitahuan bahwa kepala sekolah memanggil seluruh anak SMA.

Setelah itu aku melihat didekat situ, anak-anak SMA (diantaranya ada temanku yang memang sudah SMA) justru memakai baju merah putih khas SD sambil merangkak-rangkak menuju panggilan kepala sekolah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s