Dream’s Note: Buku Merah Terlarang

21-2-2017 (lupa tahun pas nulis di note) 

Di perpustakaan sekolah gue, ada buku-buku terlarang berwarna merah, dimana buku-buku itu hanya boleh dibaca para guru dengan titel Syekh di sekolah gue. 

Teman gue, Saad diem-diem minjem buku itu dan memasukkan buku itu ke tas gue karena bingung bagaimana mengembalikannya.

Gue kemudian ketahuan sama penjaga perpustakaan membawa buku merah itu, dan kemudian diinterogasi habis-habisan di perpustakaan.

***

Analisis:

Uni Emirat Arab sebenarnya bisa dibilang Arab ‘modern’, kalau ke pantai Dubai aja bakal ngeliat tuh cewek-cewek pakai bikini.

Tapi freedom of speech disini masih kurang, khotib Jum’at satu negara aja khotbah dengan teks yang sama yang kalau diubah satu huruf aja bisa dipenjara.

Selain itu, gue sering dinasehatin teman-teman yang menganggap diri mereka ‘religius’ dan ‘agamis’ bahwa kita sebagai orang awam ngikut apa kata Syekh kita aja, biarin mereka yang mikir.

Mungkin dua hal itu yang membuat gue bermimpi soal buku merah terlarang ini. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s